Essay Globalisasi
Langkah Menyikapi Globalisasi Terhadap
Eksistensi Erosi Kebudayaan dalam Kehidupan Masyarakat
Fenomena globalisasi merupakan sesuatu yang
tak terelakkan, globalisasi sebagai suatu fenomena khusus dalam peradaban
manusia dan merupakan bagian dari proses kehidupan manusia, masuknya
globalisasi dalam kehidupan manusia tidak semata-mata berdampak positif namun
ada pula dampak negatif (Suneki, 2012) , modernisasi saat ini menggeser
nilai-nilai nasionalisme dan kebudayaan yang ada di Indonesia dan melahirkan
sebuah tantangan bagi remaja saat ini untuk menghadapi tantangan tersebut
dengan terjadinya erosi nilai-nilai budaya, hilangnya sifat gotong royong dan
kekeluargaan serta gaya hidup yang tidak
sesuai dengan adat, kesalahan dalam penggunaan teknologi maka dari itu
masyarakat dan bangsa harus dapat melakukan filterisasi terhadap perkembangan
globalisasi sehingga tidak menimbulkan dampak negatif pada masyarakat. Negara
ingin menjadikan warganya sebagai masyarakat yang cerdas dan berbudi. Oleh
karena itu masyarakat sangat mendambakan generasi mudanya dipersiapkan untuk
dapat berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat dan negaranya dengan baik (Budimansyah, 2010) .
Kebudayaan
merupakan elemen penting dalam nilai-nilai kemanusiaan, salah satu yang
mencirikan manusia adalah budaya. Manusia merupakan gagasan dari terciptanya
budaya itu sendiri terutama generasi muda, generasi muda memberi pengaruh yang signifikan dalam
hal memajukan perkembangan manusia yang baik secara aktif. Bagi Indonesia,
merasuknya nilai-nilai Barat yang menumpang arus globalisasi ke kalangan
masyarakat Indonesia merupakan ancaman bagi budaya asli yang mencitrakan
lokalitas khas daerahdaerah di negeri ini. Kesenian-kesenian daerah seperti
wayang, gamelan, dan tari menghadapi ancaman serius dari berkembangnya budaya
pop khas Barat yang semakin diminati masyarakat karena dianggap lebih modern.
Budaya konvensional yang menempatkan tepo seliro, toleransi, keramahtamahan, penghormatan pada
yang lebih tua juga digempur oleh pergaulan bebas dan sikap individualistik
yang dibawa oleh arus globalisasi. Dalam situasi demikian, kesalahan dalam
merespon globalisasi bisa berakibat pada lenyapnya budaya lokal. Kesalahan
dalam merumuskan strategi mempertahankan eksistensi budaya lokal juga bisa
mengakibatkan budaya lokal semakin ditinggalkan masyarakat yang kini kian
gandrung pada budaya yang dibawa arus globalisasi, untuk mengatasinya, yaitu
meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM ) bagi para seniman rakyat. Selain itu,
mengembalikan peran aparat pemerintah sebagai pengayom dan pelindung, dan bukan
sebaliknya justru menghancurkannya demi kekuasaan dan pembangunan yang
berorientasi pada dana-dana proyek atau dana-dana untuk pembangunan dalam
bidang ekonomi saja (Nur Haedah, Muhammad insya' Musa, 2015) . Antisipasi atas
adanya globalisasi kebudayaan maka pemerintah perlu mengembalikan fungsi
pemerintah sebagai pelindung dan pengayom kesenian-kesenian tradisional. Globalisasi
budaya yang begitu pesat harus diantisipasi dengan memperkuat identitas
kebudayaan nasional, langkah yang dapat diambil untuk mengantisipasi pudarnya
budaya dengan cara :
ü Diadakannya festival budaya secara berkala . Di ikuti oleh anak anak
sekolah maupun di luar sekolah.
Diadakannya festival budaya ini di maksudkan agar pemuda pemudi indonesia dan
masyarakat tau bahwa adanya budaya Indonesia.
ü Diadakannya pertunjukan kesenian daerah seperti wayang kulit, atau seni
budaya lain di sekolah. Hal ini di maksudkan agar siswa tau tentang seni budaya
Indonesia yang keberadaannya mulai hilang di telan derasnya arus globalisasi.
ü Diadakannya Fashion Show baju baju adat. Hal ini dimaksudkan agar siswa
siswi tahu tentang beragam baju adat yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
ü Memahami budaya dan bentukbentuk lain yang meningkatkan kecintaan pada budaya
kita sendiri
ü Menambahkan budaya daerah sebagai muatan lokal di sekolah
Pengaruh globalisasi disatu sisi ternyata
membawa dampak negatif bagi masyarakat norma-norma yang terkandung dalam
kebudayaan bangsa Indonesia perlahan-lahan menjadi pudar, globalisasi sudah
menjadi bagian dari kehidupan. Oleh karena itu perlu dipertahankan aspek sosial
budaya Indonesia sebagai identitas bangsa. Caranya adalah dengan penyaringan
budaya yang masuk ke Indonesia dan pelestarian budaya bangsa. Budaya daerah
adalah kekayaan bangsa Indonesia yang tidak ternilai harganya dan tidak
dimiliki bangsabangsa asing. Oleh sebab itu, sebagai penerus yang merupakan
pewaris budaya bangsa, kita akan selalu memelihara seni budaya yang sangat
mahal. Dengan globalisasi yang memudahkan manusia dalam kehidupan, tetapi
eksistensi budaya daerah harus tetap dipertahankan.
Daftar Pustaka
Budimansyah, D. (2010). TANTANGAN GLOBALISASI
TERHADAP PEMBINAAN WAWASAN KEBANGSAAN DAN CINTA TANAH AIR DI SEKOLAH. Jurnal
Penelitian Pendidikan, 9.
Nur Haedah, Muhammad insya' Musa. (2015). Dampak
Pengaruh Globalisasi Bagi Kehidupan Bangsa Indonesia. Jurnal Pesona Dasar,
13.
Suneki, S. (2012). Dampak Globalisasi terhadap
budaya daerah. jurnal Ilmiah Civis, 307.
Komentar
Posting Komentar